QS. al-Hasyr (59) : 18
Saturday, May 1, 2010
Muhasabah An Nafs
QS. al-Hasyr (59) : 18
Wednesday, April 14, 2010
special untuk sahabatku ^^

Sahabat, tahukah engkau?
Nasihatmu menguatkan langkahku
kemarin bahkan sekarang pun engkau masih mau mendengar curhatanku.
kemarin bahkan sekarang pun engkau selalu ada, meski kesibukan menggelayutimuengkau memberi setetes embun kesejukan di qolbu ini
Akhirnya, dalam kesendirian iniaku temukan satu jawaban
bahwa kehidupan ini akan jauh-jauh lebih indah
jika kita senantiasa dekat dengan Allah..
Wahai sahabatku
janganlah engkau bosan untuk menasihatiku
jangan pula bosan untuk menyayangiku
bukankah kehidupan ini akan terasa indah jika kita saling sayang?
saling cinta? Mencintai karena Allah.
Sahabat, mencintai menjadikan kita kuat untuk tetap berpegang pada tali Allah
dan mari kita tebarkan rasa cinta ini ke segenap penjuru bumi
agar senantiasa damai hati insani
dan aku terharu saat mendengar, bahwa engkau sayang padaku..
Semoga Allah membalas segala kebaikanmu padaku
Ya Rabb..
Jagalah saudariku dikala penjagaanku tak sampai padanya. Sayangi dia kala sayangku tak mampu merengkuhnya dalam dekapan nyata. Muliakanlah dia kala penghargaanku tak terangkum dalam kata yang sahaja, karena Engkau punya segala yang tak aku punya dan karena ku ingin dia selalu menjadi saudari dakwahku dan mengharap bertemu dengannya di Surga.
aamiin;)
ana uhibbukum fillah ^_^
-14April2010/ 29Rabiulakhir1430H ditulis ba'da subuh-

Tuesday, April 13, 2010
Banyak yang Hilang dari Diri Kita -_-

"Kata-kata itu bisa mati," tulis Sayyid Qutbh. "Kata-kata juga akan menjadi beku, meskipun ditulis dengan lirik yang indah atau semangat. Kata-kata akan menjadi seperti itu bila tidak muncul dari hati orang yang kuat meyakini apa yang dikatakannya. Dan seseorang mustahil memilki keyakinan kuat terhadap apa yang dikatakannya, kecuali jika ia menerjemahkan apa yang ia katakan dalam dirinya sendiri, lalu menjadi visualisasi nyata apa yang ia katakan, "lanjut Sayyid Quthb dalam karya monumentalnya Fii Zilaalil Qur'aan.
Monday, April 12, 2010
Sepotong Episode..
Friday, March 26, 2010
Aku Bukan Kamu, Dia, atau Mereka
Aku adalah aku
Aku bukan kamu, dia, atau mereka
Aku hanyalah seorang hamba Allah, yang berusaha meletakkan Allah menjadi yang pertama di hatiku dan Rasulullah setelah-Nya
Aku hanya ingin membuat ibu dan bapakku bahagia di dunia dan akhirat, karena anak yang sholehah itu menjadi pintu penghalang neraka bagi orang tuanyan (jadi, aku ingin menjadi seorang anak yang sholehah)
Aku hanyalah seorang anak manja yang berusaha menunjukkan bahwa aku BISA MANDIRI kepada ibu, bapak, dan kedua kakakku
Aku hanyalah seorang wanita biasa yang berusaha untuk bisa menjadi seorang muslimah yang sholehah
Aku dengan semua yang ada di diriku ini berusaha untuk bersyukur kepada-Nya atas apa yang ada dan terjadi didiriku ini dan berusaha untuk bersabar akan ujian-Nya
Aku dengan sikap dan sifat yang ku miliki, tak ingin membuat keluarga dan sahabat2 ku kecewa dan sedih (maaf selama ini aku banyak sekali merepotkan kalian)
Aku ingin berusaha membuat mereka nyaman, membuat mereka tidak segan untuk berbagi, berusaha menjadi listener yang baik (maaf, kalo aku belum bisa ngasih solusi yang tepat)
Aku hanya seorang wanita biasa yang berusaha menjaga hijab ini, walaupun orang-orang bilang “ah kamu tuh kuno bla.. bla.. dengan pakaian yang kamu kenakan itu” (terserah orang lain mau bilang apa, ini PRINSIP.. prinsip yang harus selalu ditegakkan karna perintah ini ada di Al Qur’an dan Sunnah)
Aku hanya seorang wanita yang biasa yang ingin menjadi berharga dengan hijab yang ku perjuangkan di tengah keberagaman lingkungan yang aku hadapi agar izzah muslimah ini tetap terjaga
Aku selalu berusaha memantapkan hati untuk bilang “JANGAN TAKUT UNTUK GA PUNYA PACAR dan PACARAN!” (sebelum menikah pastinya) ditengah godaan syaithon yang menggoda manusia dari arah manapun. Emang kalo ga punya pacar, bisa di judge kalau kita GA LAKU?? Heii,, it’s wrong!! Ingat, bidadari di surga akan cemburu kepada wanita sholehah dan janji Allah adalah begitu MANIS
Aku hanya seorang wanita biasa yang mungkin ada yang like dan dislike dengan apa yang ada dari diriku tapi aku akan berusaha memberikan yang terbaik buat semuanya
Aku hanya wanita biasa yang belum bisa menjadi teladan bagi adik-adik tingkatku dan orang lain
Aku hanya wanita biasa yang jauh dari sosok-sosok wanita mulia, yang sesabar Fatimah, Sebijak Khadijah, Setegar Hajar, Secerdas Aisyah, dan Seberani Asma’..
Tapi aku akan berusaha belajar dari beliau-beliau itu J
Aku hanya ingin MENJADI DIRIKU SENDIRI apa adanya
TIDAK ADA YANG SPECIAL DARI DIRIKU TAPI AKU AKAN MENJADI SUPER SPECIAL J
It’s me.. it’s me.. it’s me
Karena aku bukan kamu, dia atau mereka.
Tuesday, March 23, 2010
Kawan, Sahabat, dan Saudara Terindah
Disini.. di belahan bumi Allah yang lain
Jauh dari ayah, ibu, dan saudara sekandung kita
Disini.. bersama kita merajut benang-benang emas
yang kenangannya tak kan pernah sirna
yang butiran-butiran pasirnya tak kan dapat diputar kembali
Sekarang telah terajut benang itu menjadi permadani “UKHUWAH”
yang insyAllah akan kita persembahkan hanya kepada Sang Rahiim
Tapi.. permadani itu belum seluas bumi yang akan dijadikan alas
bagi insan di bumi Allah tercinta ini
masih banyak kerikil-kerikil tajam dan batu besar di depan yang harus kita singkirkan
masih panjang perjuangan kita kawan
masih harus kita teruskan rajutannya bersama benang-benang indah lain
kepunyaan saudara seiman kita
Jangan futur kawan!
Jangan terbuai angan-angan!
Islam butuh gerakan bukan angan-angan kita
Jangan ragu kawan!
Tegakkan kalimat-Nya!
Serukan kabar gembira!
Yang bisa menggetarkan jiwa-jiwa yang lemah
Yang bisa menjadi jalan hidayah bagi hati-hati yang kosong
Jangan terlena dengan Perjuangan kita kawan
Tak kan ada apa-apanya perjuangan kita dengan perjuangan Rasululllah dan para sahabat.
Indahnya taman Firdaus adalah janji Allah bagi orang-orang yang beriman dan sabar dalam pengorbanan.
‘kan kurangkum semua ini di dalam memori terindahku
Karna pertemuan dan perpisahan ini adalah rahmat-Nya
